Kemenko Polkam Dorong Penguatan Keterbukaan Informasi Publik di Sulawesi Tenggara

oleh -64 Dilihat
Asisten Deputi Koordinasi Pengelolaan Komunikasi dan Informasi Publik Kemenko Polkam, Agung Pratistho (kiri), menyerahkan cenderamata kepada Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Syahrir (kanan), usai pertemuan koordinasi di Kantor Dinas Kominfo Sultra, Kendari. (Foto Ist)

FOKUSNEWS.ID, KENDARI – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melalui Deputi V Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi dan Informatika serta Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Tenggara

yang berlangsung di Kantor Dinas Kominfo Sultra, Rabu (5/8/2026).

Kunjungan kerja tersebut dipimpin Asisten Deputi Koordinasi Pengelolaan Komunikasi dan Informasi Publik, Agung Pratistho, dan diterima Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Syahrir, beserta jajaran

Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi kondisi aktual penyelenggaraan komunikasi pembangunan dan pelayanan informasi publik di Sulawesi Tenggara, memetakan tantangan dalam pencapaian Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) dan Indeks Komunikasi Pembangunan dan Informasi Publik (KPIP) Tahun 2025, serta menghimpun masukan sebagai bahan penyusunan rekomendasi kebijakan penguatan tata kelola komunikasi dan informasi publik.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas kondisi pengelolaan keterbukaan informasi publik di Sulawesi Tenggara yang masih memerlukan penguatan, khususnya pada aspek kelembagaan, penyediaan informasi, serta kualitas layanan informasi kepada masyarakat.

Hasil evaluasi tahun 2025 menunjukkan capaian keterbukaan informasi publik Sulawesi Tenggara masih berada di bawah rata-rata nasional. Selain itu, hasil pengukuran KPIP juga menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi antar perangkat daerah, serta optimalisasi kanal komunikasi pemerintah agar informasi publik dapat disampaikan secara lebih efektif dan mudah diakses masyarakat.

Asisten Deputi Koordinasi Pengelolaan Komunikasi dan Informasi Publik Kemenko Polkam, Agung Pratistho, menyampaikan bahwa penguatan komunikasi publik dan keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Keterbukaan informasi publik tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kewajiban badan publik dalam menyediakan informasi, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperkuat partisipasi masyarakat dan membangun kepercayaan publik. Karena itu, diperlukan penguatan kelembagaan PPID, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kolaborasi pemerintah pusat dan daerah agar layanan informasi publik semakin efektif dan responsif,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan sejumlah tantangan dalam pengelolaan informasi publik, di antaranya belum meratanya kapasitas PPID, keterbatasan sumber daya manusia pengelola informasi, belum optimalnya kanal komunikasi digital, serta kendala infrastruktur berupa 212 titik blankspot yang berdampak terhadap akses informasi masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Syahrir, menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan dan kapasitas pengelola informasi menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan informasi publik.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat tata kelola informasi publik melalui peningkatan kapasitas PPID, optimalisasi sistem informasi, serta koordinasi dengan perangkat daerah. Namun, dukungan bersama masih diperlukan agar setiap perangkat daerah memiliki sumber daya dan mekanisme yang jelas dalam pengelolaan informasi publik,” katanya.

Upaya peningkatan kualitas keterbukaan informasi publik terus dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui penguatan peran PPID Utama dan PPID Pelaksana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, optimalisasi website dan media sosial pemerintah daerah, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik.

Melalui kunjungan kerja ini, Kemenko Polkam mendorong penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, PPID, badan publik, media, serta masyarakat dalam mewujudkan tata kelola komunikasi publik yang transparan, adaptif, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik di Sulawesi Tenggara.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.