Gubernur Sultra Nobar Film Believe, Sebut Gambarkan Semangat Prajurit TNI

oleh -455 Dilihat
Suasana nobar Film Believe (Foto Om Ulank)

FOKUSNEWS.ID, KENDARI – Film nasional berjudul Believe: Takdir, Mimpi, Keberanian resmi tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia dan mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan, termasuk jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, bersama jajaran Forkopimda dan masyarakat menghadiri acara nonton bareng (nobar) di Bioskop XXI Mall The Park Kendari, Kamis (24/7/2025).

Film yang diangkat dari kisah nyata Jenderal TNI Agus Subiyanto ini sukses menghadirkan atmosfer haru dan tegang dalam balutan adegan peperangan, perjuangan, dan kisah cinta seorang prajurit. Gubernur Sultra bahkan tampak emosional usai menyaksikan film tersebut.

“Film ini menggambarkan semangat seorang prajurit. Mantap,” ujar Gubernur sambil mengangkat jempol, lalu terdiam beberapa detik menahan air mata.

Ketua DPRD Provinsi Sultra, La Ode Tariala, turut mengapresiasi film besutan sutradara Rahabi Mandra dan Arwin Tri Wardhana itu.

“Filmnya bagus. Kalau tadi di film melawan musuh, kita di kehidupan juga sedang berjuang,” ucapnya.

Film Believe dibintangi oleh Ajil Ditto (sebagai Agus), Adinda Thomas (Evi), Wafda Saifan, Maudy Koesnaedi, dan Marthino Lio. Cerita ini sebelumnya telah dibukukan dalam biografi berjudul Believe – Based on a True Story of Faith, Dream and Courage karya Valent Hartadi.

Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, mengaku terkesan dengan nilai patriotisme dan pengorbanan yang ditampilkan.

“Cerita filmnya bagus sekali. Patriotisme, nasionalisme, dan penuh pengorbanan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Danlanal Kendari Kolonel Laut (P) Dedi Wardana, S.T., M.Tr.Hanla., menyoroti nilai-nilai positif dalam film ini, seperti:

Semangat Perjuangan dan Ketahanan: Film ini mengisahkan perjalanan hidup Jenderal Agus Subiyanto yang tumbuh dalam kesulitan setelah kehilangan ayahnya seorang prajurit. Ini menggambarkan semangat juang yang luar biasa dan ketahanan dalam menghadapi takdir.

Pengorbanan dan Patriotisme: Kisah ayah Agus yang gugur dalam tugas militer serta keputusan Agus untuk mengikuti jejak ayahnya menunjukkan nilai pengorbanan demi negara dan patriotisme yang tinggi.

Transformasi dan Penemuan Jati Diri: Agus digambarkan sebagai pemuda bermasalah yang kemudian mengalami transformasi setelah menelusuri jejak ayahnya. Ini mengajarkan tentang pertumbuhan pribadi dan penemuan jati diri.

Disiplin dan Pantang Menyerah: Dalam perjalanannya di militer, Agus harus membuktikan kemampuannya dan mengatasi cemoohan. Ini menekankan pentingnya disiplin dan semangat pantang menyerah dalam mencapai tujuan.

Nilai Kemanusiaan: Selain adegan aksi, film ini juga diharapkan menampilkan sisi kemanusiaan dan emosional dari para prajurit, serta tanggung jawab untuk melindungi warga sipil. Ini menunjukkan nilai empati dan perlindungan.

Inspirasi dan Motivasi: Film ini diharapkan menjadi motivasi dan inspirasi bagi generasi muda untuk mengejar mimpi dan cita-cita, serta menunjukkan bahwa mimpi bisa terwujud melalui upaya dan kerja keras

Untuk diketahui acara nonton bareng ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi di Sultra, di antaranya Komandan Korem 143/HO, Danlanud Halu Oleo, Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra, Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Wakil Wali Kota Kendari, Dandim 1417/Kendari, Polresta Kendari, serta perwakilan instansi kemaritiman, perbankan, dan tamu undangan lainnya.

Laporan: Ruslan

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.