Kendari Bergerak di World Cleanup Day 2025, 18 Ribu Warga Gabung Wujudkan Indonesia Bersih 2029

oleh -493 Dilihat
Ribuan warga Kendari dari berbagai kalangan bersama jajaran Pemerintah Kota Kendari mengikuti aksi bersih-bersih World Cleanup Day (WCD) 2025 di Jalan Budi Utomo, Kelurahan Wua-Wua (Foto Ist)

FOKUSNEWS.ID, KENDARI – Semangat gotong royong untuk menjaga kebersihan lingkungan tampak mewarnai Kota Kendari pada Sabtu (20/9/2025). Ribuan warga dari berbagai kalangan tumpah ruah mengikuti World Cleanup Day (WCD) 2025 yang digelar serentak di sejumlah titik strategis kota.

Kegiatan yang mengusung tema Gerakan Gotong Royong Massal Nasional Menuju Indonesia Bersih 2029 ini dipusatkan di Jalan Budi Utomo, Kelurahan Wua-Wua, dan dihadiri langsung Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, didampingi Wakil Wali Kota Sudirman, anggota DPR RI Komisi XIII, Forkopimda, serta para kepala OPD.

Tak hanya ASN, pelajar, dan komunitas lingkungan, sebanyak 18 ribu masyarakat umum juga turut berpartisipasi membersihkan kawasan padat penduduk, pasar tradisional, sekolah, hingga fasilitas umum. Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari menegaskan bahwa WCD merupakan gerakan kolektif membangun kesadaran masyarakat, bukan sekadar aksi memungut sampah.

“World Cleanup Day adalah langkah nyata untuk masa depan yang lebih bersih dan sehat. Lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari jaga Kota Kendari tetap bersih sekaligus mendukung penilaian Adipura 2026,” ujarnya saat membacakan pesan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, SH., STP., M.Si selaku Ketua Panitia menjelaskan bahwa kegiatan WCD kali ini juga fokus pada edukasi masyarakat, khususnya dalam memilah sampah organik dan anorganik serta mengurangi sampah rumah tangga. “Kami berkomitmen melanjutkan langkah strategis untuk mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan menuju target Indonesia Bersih 2029,” jelasnya.

Dengan dukungan ribuan warga, Pemerintah Kota Kendari berharap momentum World Cleanup Day 2025 dapat menjadi penggerak utama terciptanya budaya bersih di masyarakat serta memperkuat program pengelolaan sampah 100 persen sesuai RPJMN 2029.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.