Ikuti Rakor Inflasi, Wali Kota Kendari Sukses Tekan Kemiskinan Hingga Terendah di Sulawesi

oleh -569 Dilihat

FOKUSNEWS.ID, KENDARI – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2025 yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting dari ruang Command Centre, Senin (8/9/2025). Rakor ini juga dirangkaikan dengan pengumuman pertumbuhan ekonomi daerah, optimalisasi program pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, serta evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap program pembangunan tiga juta rumah.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Prof. Jenderal Polisi (Purn.) Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., dan dihadiri perwakilan Kemendagri, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Bappenas, pemerintah daerah, Forkopimda, hingga Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Dalam arahannya, Mendagri menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga serta memperkuat daya beli masyarakat. Ia menegaskan bahwa pengendalian inflasi tidak hanya sebatas angka, tetapi juga berkaitan langsung dengan kesejahteraan rakyat. “Pemerintah daerah harus hadir dengan langkah cepat, terutama dalam menjaga ketersediaan pangan, mengendalikan harga, serta memastikan program pengentasan kemiskinan berjalan tepat sasaran,” tegasnya.

Mendagri juga menyoroti program pembangunan tiga juta rumah yang menurutnya bukan hanya menjawab kebutuhan hunian masyarakat, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia turut menyampaikan capaian nasional terkait penurunan jumlah penduduk miskin sebesar 1,36 juta jiwa. Dari capaian itu, Provinsi Jawa Tengah mencatatkan penurunan tertinggi dengan 337,6 ribu jiwa, sementara kenaikan tertinggi terjadi di Papua sebanyak 18,5 ribu jiwa.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri memberikan apresiasi kepada Kota Kendari yang berhasil mencatatkan tingkat kemiskinan terendah di wilayah Sulawesi, yakni sebesar 4,18 persen.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.