Bank Indonesia Sosialisasikan BISILK Gen II, Perkuat Layanan Kas dan Sistem Pembayaran Digital

oleh -652 Dilihat
Perwakilan Bank Indonesia memberikan penjelasan kepada peserta dari perbankan daerah saat kegiatan sosialisasi BISILK Gen II dan refreshment ketentuan setoran-penarikan (setbay), Foto Ist)

FOKUSNEWS.ID, KENDARI – Bank Indonesia terus memperkuat transformasi digital dalam pengelolaan uang Rupiah melalui pengembangan layanan kas berbasis teknologi. Salah satu langkah terbarunya adalah sosialisasi Sistem Informasi Layanan Kas (BISILK) Generasi II, yang akan mulai diimplementasikan secara nasional pada 1 Oktober 2025.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia memastikan ketersediaan Rupiah yang cukup, tepat waktu, pecahan sesuai, dan layak edar di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Melalui BISILK Gen II, perbankan diharapkan semakin siap mendukung distribusi uang yang efisien dan terintegrasi.

> “BISILK Gen II merupakan pembaruan sistem layanan kas yang memperkuat digitalisasi proses setoran dan penarikan uang tunai perbankan kepada Bank Indonesia,” ujar salah satu perwakilan BI dalam kegiatan tersebut.

Perbankan Siap Implementasikan BISILK Gen II

Sosialisasi ini juga menjadi sarana penyampaian informasi yang lebih komprehensif bagi perbankan, agar pelaksanaan sistem baru ini dapat berjalan lancar. Dengan penerapan BISILK Gen II, Bank Indonesia berharap seluruh mitra perbankan di Sulawesi Tenggara mampu menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat serta menjamin kualitas uang yang beredar tetap layak dan terpercaya.

Selain pembaruan sistem, kegiatan ini turut membahas refreshment ketentuan setoran dan penarikan (setbay) serta proyeksi kebutuhan uang untuk periode Oktober–Desember 2025. Pembaruan tersebut diharapkan memperjelas tata kelola dan mekanisme transaksi tunai antarbank dan Bank Indonesia.

Meningkatkan Efisiensi dan Transparansi

Melalui BISILK Gen II, layanan kas BI akan semakin digital, cepat, dan transparan, sejalan dengan visi Bank Indonesia untuk memperkuat sistem pembayaran nasional yang efisien dan terpercaya.

Dengan dukungan penuh dari perbankan, Bank Indonesia optimistis sistem baru ini akan memperkuat ekosistem layanan keuangan dan mendukung stabilitas moneter serta kelancaran transaksi ekonomi di seluruh Indonesia.

 

 

Editor : Om Ulank

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.