Zayyanah Dzatil Izzah, Model Cilik Sultra yang Menembus Paris Fashion Week 2025

oleh -532 Dilihat
Chaca, Model Cilik Asal Sultra Harumkan Indonesia di Paris Fashion Week 2025 (Foto Ist)

FOKUSNEWS.ID, KENDARI – Prestasi membanggakan kembali datang dari Sulawesi Tenggara. Zayyanah Dzatil Izzah atau yang akrab disapa Chaca, berhasil menorehkan sejarah sebagai model cilik pertama asal Sultra yang tampil di ajang bergengsi Paris City Fashion Week 2025.

Meski baru berusia 11 tahun – ulang tahunnya tepat jatuh pada 1 Oktober 2025 – Chaca telah membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk menembus panggung mode internasional. Anak dari pasangan Dr. H. Syafruddin, SE., MTP dan Hj. Rosnena, SE., M.Si ini tampil memukau saat memperagakan busana tenun songket melayu rancangan desainer asal Malaysia, Benjamin Toong, dalam ajang yang digelar pada 4 Oktober 2025 di Paris, Prancis.

Didampingi para peragawati cilik dan remaja dari berbagai negara seperti Malaysia, Hongkong, Thailand, dan Paris, Chaca tampil percaya diri membawa ciri khas budaya Indonesia di kancah dunia. Pengalaman dan jam terbangnya di berbagai ajang nasional membuat langkah Chaca di catwalk internasional terlihat begitu mantap.

Perjalanan Panjang Sejak Usia Lima Tahun

Bakat dan kecintaannya pada dunia modeling telah terlihat sejak usia lima tahun. Chaca pertama kali mengenal catwalk saat mengikuti Indo Top Model 2020, di mana ia langsung terpilih sebagai Icon Indo Top Model.

Perjalanannya kemudian terus menanjak. Ia meraih Juara 1 Putri Citra Tingkat Provinsi Sultra dan Juara 2 di tingkat Nasional, disusul sederet prestasi gemilang lainnya:

Winner Grand Run Way Indo 2023 (Provinsi)

Second Runner Up The Best Etnik Costum (Nasional)

Winner dan Juara Umum Pesona Batik Nusantara 2024 (Nasional)

The Best of The Best Wastranesia Indonesia 2024

The Champion IFP Model Hunt 2025, sekaligus dinobatkan sebagai Icon Indonesia Fashion Parade 2025.

Setiap penampilannya di panggung mode, Chaca selalu membawa ciri khas tenunan daerah Kabupaten Bombana, sebuah bentuk kecintaannya terhadap budaya lokal yang ia banggakan. Dukungan penuh juga datang dari berbagai pihak, termasuk Ketua Dekranasda Bombana saat itu Ibu A. Nirwana Tafdil, Kadis Pariwisata Bombana Annisa Sri Prihatin, Kadis Pariwisata Sultra Beli HT, hingga Anggota DPR RI Ibu Tina Nur Alam.

Dari Malaysia hingga Paris

Nama Chaca semakin dikenal setelah sering tampil memperagakan karya desainer ternama Atha Siahaan, baik di ajang nasional seperti di Bali, maupun internasional di CIMB Malaysia (2022), MITEC Malaysia (2023), dan Malaysia Fashion Week (Mei 2025).
Dari sanalah pertemuannya dengan desainer Benjamin Toong bermula — yang kemudian mempercayakan Chaca untuk tampil membawakan karyanya di Paris Fashion Week 2025.

Peran Orang Tua dan Lingkungan

Sang ibu, Hj. Rosnaena, SE., M.Si, yang juga ASN di BPSDM Provinsi Sultra, mengaku tak pernah menyangka anaknya bisa melangkah sejauh ini.

“Yang utama bagi kami bukan sekadar juara, tapi bagaimana Chaca bisa belajar disiplin, percaya diri, dan mengasah bakatnya. Kalau menang, itu bonus,” ungkapnya.

Selain modeling, Chaca juga aktif di bidang seni tari dan sastra. Ia tergabung di Sanggar Tari 8 Art asuhan Sukrin Suhadi, mewakili Sultra di ajang Solo International Performing Art (SIPA) di Jawa Tengah, serta tampil di Hari Tari Nasional di Jakarta bersama Campudonna Dance Academy asuhan Waode Alfida Hanafi. Ia juga menekuni puisi bersama Kaka Aulia dan vokal bersama Gustaf dan Aya.

“Kami ingin Chaca tumbuh jadi anak bertalenta, tapi tetap menjunjung tinggi pendidikan, akhlak, dan ibadahnya,” ujar sang bunda penuh haru.

Editor: Om Ulank

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.