FOKUSNEWS.ID, JAKARTA – Zayyanah Dzatil Izzah atau yang akrab disapa Chaca, gadis berusia 11 tahun asal Kendari, kembali menorehkan prestasi membanggakan. Ia dinobatkan sebagai Model Berprestasi pada ajang Pesona Wajah Indonesia yang digelar oleh Plor Manajemen bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Minggu (9/11/2025) di Hotel Golden Beautiq Jakarta.
Penobatan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para model berbakat dan berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia. Chaca terpilih bersama 10 model cilik lainnya karena dinilai memiliki talenta luar biasa serta konsistensi dalam dunia modeling sejak usia dini.
Chaca sendiri bukan nama baru di dunia modeling. Gadis kelahiran 1 Oktober 2014 ini telah menorehkan 52 piala dan 11 mahkota kemenangan dari berbagai ajang modeling tingkat provinsi hingga nasional. Pada tahun 2024, ia berhasil meraih Juara Umum Pesona Batik Nusantara, yang kemudian mengantarkannya mendapat undangan kehormatan dari Plor Manajemen untuk menerima penghargaan Model Berprestasi di tahun 2025 ini.
Selain prestasi dalam negeri, Chaca juga telah melangkah ke panggung internasional. Ia dipercaya oleh sejumlah desainer ternama seperti Athan Siahaan, Oemar by Anggalan, dan Bentjamin, bahkan tampil di Malaysia Fashion Week serta Paris City Fashion Week bersama para muse dari Malaysia dan Hongkong.
Tahun ini, Chaca sejatinya juga mendapat undangan untuk tampil di Indonesia Fashion Week bersama desainer July Artanti Kaimuddin Haris, namun tidak dapat hadir karena jadwalnya berdekatan dengan Malaysia Fashion Week. Meski demikian, Chaca tetap berharap bisa kembali tampil di ajang tersebut tahun depan.
Tak hanya di dunia modeling, Chaca juga aktif di bidang seni tari. Ia pernah mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara tampil di Hari Tari Nasional tahun 2024 bersama Sanggar Campudonna asuhan Wa Ode Alfida Hanafi, serta mewakili Kota Kendari tampil di SIPA Solo bersama tim 8 Art.
Kini, Chaca juga mulai menapaki karier di dunia musik sebagai anggota Girl Band ORION Girl. Grup ini baru saja meluncurkan album perdana berjudul “No Name”, ciptaan Gustaf Nibe, yang sudah bisa disaksikan di YouTube.
Ditemui usai menerima penghargaan, Chaca mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya. “Saya senang sekali bisa dinobatkan sebagai model berprestasi. Terima kasih untuk semua yang telah mendukung Chaca sampai di titik ini,” ujarnya penuh semangat.
Sementara sang ibu, Hj. Rosnaena, turut menyampaikan pesan inspiratif bagi putrinya. “Chaca sudah berhasil sampai di panggung ini, tapi yang bisa mempertahankannya hanyalah Chaca sendiri. Jadilah anak berprestasi dan berakhlakul karimah, selalu bersyukur atas semua yang telah diperoleh,” tuturnya penuh haru.
Ucapan terima kasih juga disampaikan keluarga kepada Om Rio Mariyouze, pimpinan Plor Manajemen, atas penghargaan dan kepercayaan yang diberikan kepada Chaca, serta kepada Bunda Wa Ode Alfida Hanafi sebagai Korda WPI dan PBN Sultra sekaligus pembimbing di Sanggar Tari Campudonna, serta Kak Gustaf Nibe dan Coach Aya yang telah mendampingi perjalanan karier Chaca.
Dengan deretan prestasi yang telah diraih, Chaca membuktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk berprestasi dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.
Editor : Om Ulank





