Wakil Gubernur Sultra Hugua Tertarik Pengembangan AI, MOAi Kendari Siap Perkuat Ekosistem Edukasi

oleh -154 Dilihat
Founder MOAi Kendari (Mardin ke 2 dari Kanan) beserta tim berfoto bersama Wakil Gubernur Sultra (Hugua ke 4 dari kiri) usai pertemuan membahas perkembangan Kelas AI dan pengembangan ekosistem edukasi kecerdasan buatan di Sulawesi Tenggara.

FOKUSNEWS.ID, KENDARI, Manajemen Open AI (MOAi) Kendari menyampaikan perkembangan program Kelas AI kepada Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Senin (10/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Founder MOAi Kendari Mardin Ali Hilman, S.IP., C.DMS., C.AIM memaparkan perkembangan Kelas AI yang selama ini dikembangkan sebagai ruang edukasi dan pembelajaran teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.

MOAi Kendari menjelaskan bahwa program Kelas AI diarahkan untuk memberikan pembelajaran AI yang praktis dan mudah diterapkan, khususnya bagi pelaku UMKM, pendidik, mahasiswa, pelajar, komunitas, serta masyarakat umum.

Selain memperkenalkan berbagai pemanfaatan AI, MOAi Kendari juga menyampaikan gagasan pengembangan ekosistem edukasi AI di Sulawesi Tenggara agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan peluang ekonomi.

Wakil Gubernur Sultra Tertarik dengan Perkembangan AI

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, menyampaikan ketertarikannya terhadap perkembangan teknologi AI dan membuka peluang untuk dilakukan pertemuan lanjutan bersama komunitas maupun pihak-pihak yang bergerak dalam bidang edukasi AI.

“Kami akan undang kembali teman-teman. Namun, follow up dulu dengan komunitas, semisalnya yang bergerak pada edukasi AI ini,” ujar Hugua dalam pertemuan tersebut.

Menurut Hugua, perkembangan AI merupakan bagian penting dari masa depan sehingga perlu mendapatkan perhatian dan ruang pembahasan yang lebih serius.

“AI ini kan bicara masa depan. Saya tertarik dengan AI ini. Kita coba pertemuan khusus teman-teman untuk menjabarkan tentang ide AI ini,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal positif bagi pengembangan edukasi AI di Sulawesi Tenggara. Pertemuan lanjutan diharapkan dapat menjadi ruang untuk membahas lebih jauh mengenai potensi AI, kebutuhan literasi digital masyarakat, serta peluang kolaborasi dalam membangun ekosistem AI di daerah.

MOAi Kendari Siap Tindak Lanjuti

Founder MOAi Kendari, Mardin Ali Hilman, menyambut baik ketertarikan Wakil Gubernur Sultra tersebut. Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap perkembangan AI menjadi langkah penting dalam mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia di Sulawesi Tenggara.

“Kami sangat mengapresiasi ketertarikan Pak Wakil Gubernur terhadap AI. Kami siap jika nantinya diberikan ruang untuk menjelaskan lebih jauh tentang perkembangan Kelas AI dan bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk pendidikan, UMKM, pemerintahan, maupun sektor lainnya,” ungkap Mardin.

MOAi Kendari sendiri terus mengembangkan program edukasi AI melalui Kelas AI yang menyasar berbagai kalangan. Materi pembelajaran tidak hanya berkaitan dengan pengenalan AI, tetapi juga pemanfaatan AI secara praktis, seperti pembuatan konten, video iklan AI, desain, copywriting, pemasaran digital, hingga pengembangan berbagai kebutuhan produktivitas.

Pertemuan dengan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara tersebut diharapkan menjadi awal dari komunikasi dan kolaborasi yang lebih luas dalam membangun ekosistem edukasi AI di Sulawesi Tenggara.

Bagi MOAi Kendari, perkembangan teknologi AI bukan sekadar tren, tetapi sebuah perubahan besar yang perlu dipahami dan dipersiapkan sejak sekarang.

“AI bukan hanya tentang teknologi masa depan, tetapi tentang bagaimana kita mempersiapkan manusia hari ini untuk menghadapi masa depan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.