Rakerwil Kemenag Sultra 2026, Gubernur Tekankan Sinergi Bangun Umat Berdaya Saing

oleh -147 Dilihat
Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (Foto Ist)

FOKUNSNEWS.ID, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menegaskan pentingnya menyiapkan umat yang berkualitas, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman di tengah tantangan era disrupsi yang semakin kompleks.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 yang digelar di Tamimu Ballroom Nirwana Buton Villa, Kota Baubau, Kamis (8/1/2026).

Menurut Gubernur, pembangunan umat ke depan harus disertai perencanaan yang visioner dan responsif terhadap perubahan sosial, budaya, dan teknologi.

“Kita perlu menyusun pembangunan keagamaan yang visioner, adaptif, dan berkualitas, dengan berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, inovasi, kreativitas, dan pemahaman agama yang relevan bagi generasi muda,” ujar Gubernur Andi Sumangerukka.

Gubernur menilai, generasi muda saat ini hidup dalam ruang sosial yang terbuka, dengan penekanan pada otonomi dan pilihan personal. Karena itu, agama perlu hadir sebagai sumber inspirasi yang mampu menjawab dinamika zaman tanpa kehilangan nilai-nilai dasarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Agama atas kontribusinya dalam pembangunan daerah, terutama di bidang pendidikan dan keagamaan di Sulawesi Tenggara.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Kementerian Agama yang telah bekerja keras dan berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ucapnya.

Gubernur berharap sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama terus diperkuat untuk mewujudkan Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera, dan religius.

Sejalan dengan itu, Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, yang turut hadir dalam rakerwil ini menekankan bahwa mempersiapkan umat masa depan merupakan pekerjaan besar yang dihadapkan pada tantangan global, mulai dari aspek teologi, politik, hingga budaya.

“Penguatan nasionalisme menjadi keharusan. Kekuatan Indonesia terletak pada umat Islam sebagai mayoritas yang mampu menjadi penjaga persatuan, penyangga stabilitas, dan teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegas Menteri Agama.

Baik Gubernur maupun Menteri Agama sepakat bahwa pembangunan umat yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi masa depan menjadi kunci dalam menjaga harmoni sosial serta memperkuat fondasi kebangsaan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.