Plasticpay Edukasi Masyarakat Kendari Kelola Sampah Plastik di Festival Sultra Maimo 2025

oleh -1049 Dilihat
Istri Gubernur Sultra didampingi Istri Wakil Gubernur saat mengamati proses daur ulang botol plastik menjadi produk ramah lingkungan di stan Plasticpay, dalam rangkaian kegiatan Sultra Maimo 2025 di Kota Kendari. (Foto Ist)

FOKUSNEWS. ID, KENDARI – Plasticpay turut memeriahkan rangkaian kegiatan Sultra Maimo 2025 yang digelar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 20–22 Juni 2025. Selama tiga hari pelaksanaan, Plasticpay aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah botol plastik kemasan air minum agar tidak dibuang sembarangan.

Melalui pendekatan interaktif disertai berbagai hadiah menarik, Plasticpay berupaya mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menghadapi persoalan sampah plastik yang kian meningkat.

Digital & Brand Communication Plasticpay, Stefany, menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami nilai ekonomis dari sampah botol plastik.

“Botol plastik yang terlihat tidak berguna sebenarnya memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Bahan ini bisa didaur ulang menjadi berbagai produk bermanfaat seperti tas, tempat tisu, hingga produk berbahan dakron. Kami ingin mengubah persepsi masyarakat terhadap sampah plastik,” ujar Stefany, Jumat (20/6/2025).

Selain memberikan edukasi, Plasticpay juga menghadirkan program penukaran botol plastik dengan insentif langsung. Setiap pengunjung yang menukarkan botol plastik bekas kemasan air minum mendapatkan saldo sebesar Rp500 per botol. Program ini mendapat sambutan antusias, terutama dari kalangan muda yang semakin peduli terhadap isu lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, Plasticpay juga memamerkan berbagai produk hasil daur ulang sebagai contoh nyata manfaat pengelolaan limbah plastik. Pengunjung dapat melihat langsung bagaimana botol plastik bekas diolah menjadi produk baru bernilai jual, yang menjadi daya tarik tersendiri di tengah semaraknya festival Sultra Maimo 2025.

Kehadiran Plasticpay sejalan dengan semangat festival yang mengusung tema keberlanjutan dan pemberdayaan lokal. Kolaborasi ini tidak hanya menghibur pengunjung melalui pertunjukan budaya, tetapi juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan.

Stefany menegaskan, Plasticpay berkomitmen memperkuat perannya sebagai platform digital pengelola sampah berbasis ekonomi sirkular.

“Kami akan terus hadir di berbagai daerah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilah dan mendaur ulang sampah plastik, dimulai dari rumah tangga,” tutupnya.

 

 

Editor: Om Ulank

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.