Pamit dari Polda Sultra, Didik Agung Widjanarko Ungkap Kebanggaan Bertugas di Bumi Anoa

oleh -38 Dilihat
Jelang Purna Tugas, Didik Agung Widjanarko Kenang Pengabdian di Sulawesi TenggarJelang Purna Tugas, Didik Agung Widjanarko Kenang Pengabdian di Sulawesi Tenggara (Foto Ist)

FOKUSNEWS.ID, KENDARI – Memasuki masa purna tugas, Irjen Pol (P) Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H menyampaikan salam perpisahan kepada seluruh personel Polda Sultra dan jajaran dalam kegiatan farewell yang berlangsung di Aula Dhalas Polda Sultra, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Dr..Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum, Irwasda Polda Sultra Kombes Pol. Johanes Pangihutan Siboro, S.H., S.I.K., M.Si, para Pejabat Utama Polda Sultra, Kapolres jajaran, serta personel Polda Sultra.

Dalam amanatnya, Irjen Didik menyampaikan bahwa masa pengabdiannya di Bumi Anoa sejak Mei 2025 hingga April 2026 merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanat besar yang penuh makna. Ia mengaku selama bertugas di Sulawesi Tenggara menemukan banyak ruang kebaikan, baik dari masyarakat maupun seluruh institusi yang ada di daerah tersebut.

“Sulawesi Tenggara memberikan banyak pelajaran dan pengalaman berharga. Saya merasakan kebersamaan, dukungan, dan semangat pengabdian yang luar biasa dari seluruh personel,” ungkapnya.

Irjen Didik juga menyinggung berbagai dinamika kamtibmas yang dihadapi selama masa kepemimpinannya. Namun, menurutnya, seluruh tantangan tersebut dapat dilalui berkat loyalitas, soliditas, dan dedikasi seluruh personel Polda Sultra dan Polres jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh personel atas kerja keras dan pengabdian yang telah diberikan selama ini dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Sulawesi Tenggara.

Dalam bidang penegakan hukum, Irjen Didik menegaskan bahwa Polda Sultra telah menunjukkan komitmen kuat, khususnya dalam pemberantasan narkotika. Selama periode tersebut, jajaran Polda Sultra berhasil mengungkap kasus narkoba dengan barang bukti sabu seberat 43.965,16 gram dan ganja sebanyak 1.037,83 gram.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan bentuk keseriusan dan komitmen nyata Polda Sultra dalam memerangi peredaran narkoba demi melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Di akhir amanatnya, Irjen Didik berharap semangat soliditas dan kebersamaan yang selama ini terbangun dapat terus dijaga untuk mendukung pelaksanaan tugas Kapolda yang baru. Ia juga berharap tali silaturahmi antara seluruh personel tetap terjalin erat meskipun dirinya tidak lagi menjabat sebagai Kapolda Sultra.

“Kebersamaan dan kekeluargaan yang telah terbangun ini semoga tetap terjaga. Teruslah memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.