Musrenbang Regional Sulawesi 2026, Gubernur Sultra Ajak Daerah Perkuat Sinergi Pembangunan

oleh -21 Dilihat

FOKUSNEWS.ID, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, menegaskan bahwa hilirisasi sumber daya alam dan penguatan konektivitas antarwilayah merupakan kunci dalam mendorong kemajuan Regional Sulawesi yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Regional Sulawesi Tahun 2026 di Aula Same Hotel, Kamis (11/6/2026).

Musrenbang Regional Sulawesi Tahun 2026 mengangkat tema “Akselerasi Pembangunan Berkualitas yang Inklusif dan Berkelanjutan melalui Hilirisasi, Konektivitas, dan Pariwisata untuk Kemajuan Regional Sulawesi.” Pelaksanaan kegiatan ini menjadi suatu kehormatan bagi Provinsi Sulawesi Tenggara yang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan setelah tahun sebelumnya dilaksanakan di Provinsi Gorontalo.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Dalam Negeri dan perwakilan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang bergabung secara daring, para gubernur se-Sulawesi yang diwakili oleh para Sekda dan Kepala Bappeda, unsur Forkopimda, bupati dan wali kota. Serta sejumlah peserta dan tamu undangan yang juga mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa Musrenbang Regional Sulawesi merupakan wadah untuk meningkatkan koordinasi perencanaan pembangunan antarprovinsi di kawasan Sulawesi sekaligus memperkuat sinkronisasi antara perencanaan pembangunan pusat dan daerah.

Menurutnya, tema yang diusung pada Musrenbang Regional Sulawesi Tahun 2026 mencerminkan komitmen bersama untuk tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan manfaatnya secara adil dan merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Gubernur menjelaskan bahwa kawasan Sulawesi dianugerahi sumber daya alam yang melimpah di berbagai sektor, mulai dari pertanian dan perkebunan, pertambangan, kelautan dan perikanan, hingga pariwisata.

“Untuk itu, kita perlu memberdayakan seluruh potensi yang dimiliki melalui penerapan kebijakan hilirisasi pengolahan sumber daya alam,” ujarnya.

Selain hilirisasi, Gubernur juga menekankan pentingnya penguatan konektivitas antarwilayah untuk memperlancar arus pertumbuhan ekonomi sekaligus mengurangi kesenjangan pembangunan di kawasan Sulawesi.

“Konektivitas antarwilayah menjadi penting guna memperlancar arus pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah di Regional Sulawesi. Kita juga perlu meningkatkan inovasi dan pemanfaatan teknologi melalui transformasi digital untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan daerah,” sambungnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur turut menyoroti pentingnya pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi daerah. Pengembangan pariwisata harus dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan, menghormati kearifan lokal, serta melibatkan masyarakat setempat.

“Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan pembangunan Regional Sulawesi yang berkelanjutan dan berdaya saing,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara, Mustakim Darwis, menyampaikan bahwa pelaksanaan Musrenbang Regional Sulawesi Tahun 2026 merupakan bagian penting dalam rangkaian tahapan perencanaan pembangunan tahunan kawasan Sulawesi.

“Musrenbang ini menjadi wadah komunikasi dan konsolidasi seluruh provinsi di Sulawesi dalam proses sinergi perencanaan pembangunan guna mewujudkan kerja sama antardaerah yang terintegrasi dan saling mendukung.satu sama lain sesuai dengan tema yang diusung pada tahun ini,” kata Mustakim.

Melalui forum ini, Gubernur Sultra berharap dapat menghasilkan rumusan kebijakan yang konkret, implementatif, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah demi kemajuan Regional Sulawesi.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.