Kepergok Bocah 4 Tahun, Pencuri Gagal Bobol Rumah lalu Gasak Tas dari Mobil, Korban Rugi Rp5,3 Juta

oleh -34 Dilihat
Pelaku pencurian terekam CCTV saat berada di depan rumah korban di Perumahan Puri Pradana Kendari, sebelum diduga mengambil dua tas dari dalam mobil. Korban mengalami kerugian sekitar Rp5,3 juta (Foto Ist)

FOKUSNEWS.ID, KENDARI – Seorang pria tak dikenal terekam kamera CCTV diduga melakukan aksi pencurian di kawasan Perumahan Puri Pradana, Jalan 40, depan Muasbinjabal, pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 17.30 WITA.

Korban, Nuhandsyah (37), mengungkapkan bahwa pelaku datang menggunakan sepeda motor dengan mengenakan sweter berwarna hitam dan helm. Pelaku awalnya diduga mencoba memasuki rumah korban saat penghuni sedang berada di dalam rumah.

Berdasarkan rekaman CCTV yang diperoleh korban dari pihak pengelola perumahan, pelaku terlihat membuka pintu rumah. Namun aksinya gagal setelah bertemu dengan seorang anak berusia 4 tahun yang merupakan keponakan korban.

“Saat kejadian saya baru tiba di rumah dan berada di kamar. Istri sedang mandi, sementara satu keponakan berada di kamar dan satu lagi di ruang tamu. Pelaku sempat membuka pintu rumah, lalu bertemu keponakan saya yang berusia 4 tahun. Setelah itu dia mundur dan keluar,” ujar Nuhandsyah saat menceritakan kronologi kejadian pada Fokusnews.id, Selasa (2/6/2026).

Gagal masuk ke dalam rumah, pelaku kemudian kembali ke sepeda motornya dan beralih menyasar kendaraan yang terparkir di depan rumah. Pelaku diketahui mengambil dua tas dari dalam mobil yang tidak terkunci, yakni sebuah tas ransel dan tas jinjing.

“Setelah keluar dari rumah, dia kembali ke motornya lalu mendekati mobil yang terparkir. Dari mobil itu dia mengambil tas ransel dan tas jinjing,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp5,3 juta. Kerugian tersebut berasal dari barang-barang berharga yang berada di dalam tas yang dibawa kabur oleh pelaku.

Korban mengaku baru mendapatkan rekaman CCTV yang memperlihatkan wajah dan gerak-gerik pelaku dengan cukup jelas. Rekaman tersebut berasal dari kamera pengawas milik pihak perumahan.

Hingga saat ini, korban telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak pengelola perumahan. Namun laporan resmi kepada kepolisian masih belum dilakukan.

“Saya sudah melapor ke pihak perumahan. Untuk kepolisian memang belum saya laporkan. Baru hari ini saya mendapatkan rekaman CCTV yang terlihat cukup jelas,” ungkapnya.

Pihak perumahan disebut telah memberikan salinan rekaman CCTV kepada korban dan mempersilakan korban untuk menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Kasus ini menjadi peringatan bagi warga agar selalu memastikan pintu rumah dan kendaraan dalam kondisi terkunci guna mencegah terjadinya tindak pencurian.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.