Kendari Jadi Pusat Perayaan HUT ke-62 Sultra, Hadirkan Harmoni Sultra dan Atraksi Dirgantara

oleh -38 Dilihat
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sultra, Andi Syahrir. (Foto Ulank)

FOKUSNEWS.ID, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersiap menggelar rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sultra dengan mengusung tema “Produktif untuk Sultra Sejahtera.” Perayaan tahun ini akan dikemas dalam sebuah event bertajuk Harmoni Sultra 2026 yang dipusatkan di Kota Kendari.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sultra, Andi Syahrir, menjelaskan bahwa penetapan Kota Kendari sebagai lokasi kegiatan merupakan hasil rapat koordinasi antara Dinas Pariwisata Provinsi bersama 17 Dinas Pariwisata kabupaten/kota se-Sultra pada 28 Januari 2026.

“Secara umum, kabupaten/kota tidak memiliki anggaran yang memadai untuk membiayai pelaksanaan HUT Sultra. Karena itu diambil jalan tengah yang dapat diterima semua peserta rapat bahwa Kota Kendari menjadi lokasi paling ideal di tengah kebijakan efisiensi,” ujar Andi Syahrir dalam siaran pers Dinas Kominfo Sultra, Selasa (31/03/2026).

Ia juga menyampaikan bahwa pada waktu yang bersamaan, Markas Besar TNI Angkatan Udara berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sultra terkait pelaksanaan Semarak Dirgantara 2026, yang merupakan agenda tahunan TNI AU untuk memperkenalkan dan mengembangkan potensi kedirgantaraan di Indonesia.

“Tahun 2026, Mabes TNI AU menetapkan Kendari, Sulawesi Tenggara, sebagai lokasi pelaksanaan Semarak Dirgantara. Dengan semangat kolaborasi untuk mendukung efisiensi, maka Harmoni Sultra 2026 dan Semarak Dirgantara 2026 digabung menjadi satu rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara,” jelasnya.

Untuk penyelenggaraan Harmoni Sultra 2026, pemerintah provinsi mengalokasikan anggaran dari APBD 2026 sebesar Rp1,97 miliar. Sebelumnya, Dinas Pariwisata Sultra selaku leading sector mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp1,69 miliar sehingga total anggaran menjadi sekitar Rp3,66 miliar atau dibulatkan Rp3,7 miliar. Namun, usulan tersebut tidak direalisasikan.

“Pertimbangan efisiensi dan semangat kesederhanaan tanpa mengurangi kemeriahan menjadi alasan pemerintah tidak menambah anggaran tersebut,” kata Andi Syahrir.

Selain berkolaborasi dengan TNI AU, rangkaian kegiatan HUT Sultra juga melibatkan berbagai pihak, di antaranya Kemenristekdikti, Bank Indonesia, Bank Sultra, dunia usaha, serta berbagai komunitas.

Beragam kegiatan akan digelar untuk memeriahkan perayaan ini, mulai dari pameran UMKM, pawai budaya, lulo massal, atraksi dirgantara seperti flypass pesawat tempur dan demo terjun bebas, berbagai lomba dan festival, kegiatan sosial, hingga hiburan berupa drama musikal kolosal serta penampilan artis lokal dan nasional.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka menegaskan bahwa perayaan HUT Sultra merupakan pesta rakyat yang diharapkan memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

“Perayaan HUT Sultra adalah pesta rakyat yang diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat, dengan tetap mengedepankan ketertiban, keamanan, serta menjaga kebersihan sebelum, saat, dan setelah perayaan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.