Gelar Adat Kesultanan Buton Dianugerahkan kepada Menag RI, Gubernur Sultra Sampaikan Apresiasi

oleh -99 Dilihat
Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA bersama Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka serta jajaran Lembaga Adat Kesultanan Buton berfoto bersama usai prosesi penganugerahan gelar kehormatan adat “Mia Ogena I Sara Agama”)(Foto Ist)

FOKUNSNEWS.ID, KENDARI – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, menerima gelar kehormatan adat “Mia Ogena I Sara Agama” dari Kesultanan Buton dalam prosesi adat yang berlangsung di Baruga Keraton, Kota Baubau pada Kamis (8/1/2026).

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka yang hadir langsung menyaksikan prosesi ini menyampaikan selamat atas penganugerahan gelar “Mia Ogena I Sara Agama” kepada Menteri Agama RI.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Sulawesi Tenggara, kami mengucapkan selamat kepada Bapak Menteri Agama atas gelar kehormatan adat Kesultanan Buton yang diterima hari ini. Semoga gelar ini semakin memperkuat langkah beliau dalam mengemban amanah dan menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa,” ujar Gubernur.

Gubernur Andi Sumangerukka menjelaskan bahwa dalam falsafah Kesultanan Buton, Mia Ogena I Sara Agama bermakna pribadi utama yang menjadi penopang, penjaga, dan penguat sendi agama dalam tatanan kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Sehingga Penganugerahan Gelar Adat Mia Ogena I Sara Agama kepada Nasaruddin Umar dinilai sebagai sebagai sesuatu yang sangat layak, sebab ia merupakan sosok yang konsisten mengabdikan diri untuk menjaga kemuliaan agama sebagai ruh kehidupan masyarakat serta memperkokoh persatuan bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Adat dan Budaya Kesultanan Buton atas komitmennya dalam melestarikan adat dan budaya daerah serta perannya sebagai mitra pemerintah dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang sejalan dengan pembangunan daerah sultra.

“Mari kita terus bersinergi dalam mewujudkan masyarakat yang bermartabat dan berbudaya, menuju Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera, dan religius,” ajak Gubernur.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.