FORKESTRA 2026 Dibuka, BI Sultra Dorong Inovasi Anak Muda untuk Ekonomi Berdaya Saing Global

oleh -44 Dilihat
Kepala Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi saat membawakan sambutan di acara FORKESTRA 2026

FOKUSNEWS.ID, KENDARI – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menggelar Forum Ekonomi Sultra (FORKESTRA) 2026 sebagai wadah untuk menghimpun ide, gagasan, dan inovasi generasi muda dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing global.

Kegiatan yang berlangsung di Claro Hotel Kendari, Senin (5/10/2026), mengusung tema “Mewujudkan Ekosistem Ekonomi Sulawesi Tenggara yang Inklusif, Mandiri, dan Berdaya Saing Global”. Acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sultra, Ir Hugua, serta ratusan hingga ribuan peserta dari kalangan mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Sultra, termasuk Universitas Halu Oleo (UHO) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari.

Kepala Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, mengatakan FORKESTRA merupakan inisiatif Bank Indonesia untuk mendiseminasikan hasil riset, mendiskusikan isu-isu strategis, serta merumuskan rekomendasi kebijakan bersama para pemangku kepentingan.

Menurutnya, forum tersebut dirancang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional yang berkualitas melalui kontribusi pemikiran dari berbagai kalangan, khususnya generasi muda.

“FORKESTRA diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional yang berkualitas,” ujar Edwin.

Ia menjelaskan, FORKESTRA tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga sarana menjaring berbagai gagasan yang berpotensi memberikan kontribusi nyata terhadap pengendalian inflasi dan penguatan perekonomian Sulawesi Tenggara.

Berbagai ide yang dihimpun diharapkan dapat menjadi masukan dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan yang sesuai dengan tantangan serta potensi ekonomi daerah.

Partisipasi Generasi Muda Meningkat

Antusiasme masyarakat terhadap FORKESTRA 2026 terlihat dari jumlah partisipasi yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Edwin mengungkapkan, FORKESTRA tahun ini mencatat sebanyak 964 pendaftar dengan total 405 opini yang masuk. Jumlah opini tersebut meningkat 33,2 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencatat 304 opini.

Peningkatan tersebut dinilai mencerminkan semakin besarnya keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, dalam menyampaikan perspektif dan gagasan mengenai berbagai persoalan ekonomi di Sulawesi Tenggara.

Partisipasi ini diharapkan menjadi modal penting dalam memperkaya sudut pandang pembangunan daerah sekaligus mendorong lahirnya solusi inovatif terhadap berbagai tantangan ekonomi.

Pada penyelenggaraan tahun ini, FORKESTRA mengangkat lima subtema utama, yakni hilirisasi dan ketahanan pangan, konektivitas wilayah, inovasi dan tata kelola, ekonomi inklusif, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Kelima subtema tersebut menjadi fokus pembahasan untuk menggali potensi daerah sekaligus merumuskan gagasan yang dapat mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Edwin berharap, berbagai opini dan gagasan yang lahir melalui FORKESTRA 2026 tidak berhenti sebagai kompetisi maupun diskusi semata, tetapi dapat ditindaklanjuti menjadi rekomendasi yang bermanfaat bagi pembangunan Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, hasil pemikiran peserta dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Provinsi Sultra maupun pemerintah kabupaten/kota dalam menyusun program pembangunan daerah.

Selain itu, forum tersebut diharapkan membuka peluang kolaborasi di bidang riset dan inovasi antara generasi muda, pemerintah, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya.

Dengan demikian, FORKESTRA dapat menjadi salah satu ruang untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tingkat global.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.