Danguskamla Koarmada II Pimpin Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 ke Wakatobi dengan KRI Pulau Rimau-724

oleh -42 Dilihat

FOKUSNEWS.ID, KENDARI – Danguskamla Koarmada II Laksma TNI Edy Setyawan, S.E., memimpin langsung pelayaran Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 yang merupakan kerja sama antara Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut, bertempat di Dermaga Sultan Murhum, Mako Lanal Kendari, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan diawali dengan Kick Off Ekspedisi Rupiah Berdaulat yang dihadiri oleh Komandan Guskamla Koarmada II Laksma TNI Edy Setyawan, S.E, Asisten Gubernur II Prov Sultra Bpk Dr Mujahidin S.Pd.,S.H., M.H., Dir Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Bpk Novyanto, Komandan Lanal Kendari Kolonel Laut (P) Dedi Wardana, S.T., M.Tr.Hanla, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bpk Edwin Permadi serta jajaran Forkopimda Provinsi Sulawesi Tenggara, perwakilan Bank Indonesia, dan unsur TNI-Polri.

Ekspedisi Rupiah Berdaulat Tahun 2026 ini dilaksanakan menggunakan KRI Pulau Rimau-724 yang akan menempuh rute pelayaran dari Kendari menuju wilayah Kabupaten Wakatobi, meliputi Pulau Binongko, Runduma, Tomia, Kaledupa, dan Wangi-wangi. Misi utama kegiatan ini adalah mendistribusikan uang rupiah layak edar serta memperkuat kedaulatan ekonomi negara hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).

Dalam kesempatan tersebut, pihak Bank Indonesia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan masyarakat di wilayah kepulauan tetap dapat mengakses uang rupiah yang layak pakai. Selain itu, ekspedisi juga diisi dengan kegiatan komunikasi sosial guna meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya menjaga kualitas uang rupiah.

Asops Kasal dalam sambutan yang dibacakan oleh Komandan Lanal Kendari menegaskan bahwa sinergi antara TNI Angkatan Laut dan Bank Indonesia merupakan bentuk nyata kolaborasi strategis dalam menjaga kedaulatan negara. TNI AL, dengan kemampuan operasionalnya di laut, memiliki peran penting dalam menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses, sehingga mendukung kelancaran distribusi rupiah sebagai alat transaksi sah di seluruh wilayah NKRI.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ekspedisi Rupiah Berdaulat dinilai tidak hanya sebagai upaya distribusi uang layak edar, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan, khususnya Kabupaten Wakatobi.

Puncak kegiatan ditandai dengan pelepasan tali tambat KRI Pulau Rimau-724 yang secara resmi yang diberangkatkan oleh Asisten II Gubernur Sultra, Komandan Lanal Kendari, Perwakilan Bank Indonesia serta Jajaran Forkopimda Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai tanda dimulainya pelayaran Ekspedisi Rupiah Berdaulat Tahun 2026.

Melalui ekspedisi ini, diharapkan kedaulatan rupiah semakin kuat serta kehadiran negara semakin dirasakan oleh masyarakat hingga ke pelosok wilayah Indonesia.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.