Bupati Buton Tengah Apresiasi Khatmil Quran Mawasangka, Tekankan Peran Masyarakat Cetak Generasi Qurani

oleh -72 Dilihat

FOKUSNEWS.ID, MAWASANGKA – Suasana religius dan penuh kebersamaan menyelimuti Taman Matana Sorumba, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, saat ribuan masyarakat menghadiri perhelatan Khatmil Quran 2026, Sabtu (6/6/2026) sore. Kegiatan tahunan yang telah menjadi tradisi masyarakat ini berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah daerah.

‎Kehadiran Bupati Buton Tengah, Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si., menjadi perhatian tersendiri dalam kegiatan tersebut. Di hadapan peserta dan tamu undangan, ia menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Khatmil Quran yang digelar secara swadaya oleh masyarakat tanpa bergantung pada anggaran pemerintah.

‎Menurut Azhari, keterlibatan aktif masyarakat dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan merupakan bukti kuat bahwa semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an masih terjaga dengan baik. Ia bahkan berharap pola pelaksanaan seperti ini dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang.

‎”Saya kira tahun depan kita juga akan jalankan seperti ini. Karena kegiatan-kegiatan yang berasal dari masyarakat akan lebih baik jika masyarakat sendiri yang menunaikannya. Kalaupun ada unsur pemerintah yang terlibat, tidak dalam bentuk formal untuk pengawasan,” ujar Azhari didampingi unsur Forkopimda dan sejumlah kepala OPD.

‎Bupati menilai Khatmil Quran memiliki makna strategis dalam membangun karakter generasi muda. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya seremoni keagamaan tahunan, tetapi juga sarana menumbuhkan kecintaan anak-anak dan remaja terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

‎Sementara itu, tokoh masyarakat Mawasangka Buton Tengah, Prof. Hj. Husna Faad, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta khataman, mulai dari anak-anak, remaja hingga ibu-ibu yang telah berhasil menuntaskan bacaan Al-Qur’an 30 juz. Ia menyebut momentum tersebut sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kebahagiaan bersama bagi masyarakat Mawasangka.

‎Prof. Husna menegaskan bahwa tradisi membaca dan menghatamkan Al-Qur’an bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan bagian dari upaya menjaga nilai-nilai Islam agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

‎Ia berharap para peserta tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memahami dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
‎Dalam kesempatan itu, Ustadz H. Mansur Hasan Rohani turut memberikan tausiah bertema “Jadikan Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup dalam Meraih Ridho Allah SWT”.

‎Tausiah tersebut mengajak masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber petunjuk dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, termasuk di era modern dan digital saat ini.

‎Mengakhiri sambutannya, Prof. Husna mengajak seluruh masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pemersatu dalam kehidupan bermasyarakat. Ia berharap generasi muda Mawasangka tumbuh menjadi generasi Qurani yang cerdas, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, serta negara.

‎Kegiatan Khatmil Quran 2026 pun menjadi simbol kuat komitmen masyarakat Mawasangka dalam menjaga tradisi keislaman sekaligus memperkuat persaudaraan di tengah kehidupan sosial. (red)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.