BI Sultra Gelar Bedah Buku Prinsipil Ekonomi, Dorong Literasi Inklusif di Puncak World Book Day 2026

oleh -17 Dilihat

FOKUSNEWS.ID, KENDARI – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sulawesi Tenggara menyelenggarakan kegiatan bedah buku “Prinsipil Ekonomi” karya Ferry Irwandi sebagai puncak rangkaian peringatan World Book Day 2026.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Bank Indonesia dalam mendorong peningkatan budaya literasi masyarakat, khususnya literasi ekonomi, sebagai fondasi penting dalam memperkuat efektivitas implementasi kebijakan di daerah. Acara ini terselenggara melalui sinergi bersama Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara dan Dinas Perpustakaan Provinsi Sulawesi Tenggara, serta melibatkan komunitas literasi, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Penguatan literasi di Sulawesi Tenggara masih menjadi agenda penting. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara, Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) masyarakat pada tahun 2025 tercatat sebesar 58,64. Sementara itu, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) per Februari 2026 berada di angka 29,24 dan masih tergolong rendah.

Menanggapi hal tersebut, Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara terus mendorong penguatan ekosistem literasi melalui berbagai program berkelanjutan. Salah satunya dengan menyediakan fasilitas perpustakaan yang dapat diakses masyarakat umum setiap hari kerja pukul 08.00–17.00 WITA, serta layanan perpustakaan digital gratis melalui aplikasi iBi Library. Hingga semester I 2026, perpustakaan BI Sultra telah memiliki 7.052 koleksi cetak dan elektronik.

Kepala Perwakilan BI Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemahaman ilmu ekonomi kini menjadi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, di tengah dinamika global dan ketidakpastian geopolitik, literasi ekonomi penting untuk membentuk kemampuan berpikir kritis dan pengambilan keputusan yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

Buku “Prinsipil Ekonomi” dipilih sebagai bahan utama karena dinilai relevan dengan kebutuhan literasi masa kini. Buku tersebut membahas fondasi logika ekonomi dalam pengambilan keputusan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, khususnya oleh generasi muda.
Selain bedah buku, rangkaian World Book Day BI Sultra 2026 juga diisi dengan berbagai kegiatan kreatif seperti lomba musikalisasi puisi dan lomba reels resensi buku. Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan minat baca secara lebih inovatif dan sesuai perkembangan zaman.

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan penandatanganan Komitmen Sinergi Program Penguatan Literasi antara BI Sultra dan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan program literasi yang lebih luas, terstruktur, dan berkelanjutan.

Tak hanya itu, BI Sultra juga memperkuat sinergi edukasi melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Bantuan Pendidikan Kebanksentralan dengan lima perguruan tinggi, yakni Universitas Halu Oleo, IAIN Kendari, STIE 66 Kendari, Universitas Sembilanbelas November, dan Universitas Dayanu Ikhsanuddin.

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia dalam mencetak generasi muda sebagai agen perubahan dan calon pemimpin masa depan melalui program Generasi Baru Indonesia (GenBI). Pada tahun 2026, jumlah penerima bantuan pendidikan kebanksentralan mencapai 330 mahasiswa atau meningkat 32 persen dibandingkan tahun 2025 yang berjumlah 250 mahasiswa.

Ke depan, Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara akan terus memperluas sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menghadirkan program literasi yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.