Bank Indonesia Perkuat Digitalisasi Pembayaran Lewat QRIS Jelajah Kuliner Nusantara di Sultra

oleh -43 Dilihat

FOKUSNEWS.ID, KENDARI – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara menyelenggarakan QRIS Jelajah Kuliner Indonesia Sulawesi Tenggara 2026 sebagai bagian dari program strategis Road to FEKDI x ISEF 2026. Mengusung tema “Jelajah Kuliner Nusantara, Bayar Praktis dengan QRIS”, kegiatan ini bertujuan mendorong akselerasi digitalisasi sistem pembayaran, memperluas penggunaan QRIS, serta memperkuat ekosistem ekonomi digital berbasis UMKM dan pariwisata. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif (experiential learning), kegiatan digelar di tiga lokasi strategis, yaitu Kota Kendari, Kota Baubau, dan Kabupaten Muna.

Antusiasme masyarakat tercermin dari proses pendaftaran yang dibuka pada 25–30 Juni 2026 dengan menjaring 227 pendaftar, hingga akhirnya terpilih 8 tim yang terdiri atas 24 peserta dan 8 fasilitator. Para peserta menjalankan sejumlah misi meliputi edukasi QRIS, kampanye Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, Pelindungan Konsumen, transportasi online, serta promosi kuliner dan UMKM lokal Sulawesi Tenggara. Rangkaian misi dilaksanakan secara bertahap mulai 8 Juli 2026 di Kota Kendari, 9–10 Juli 2026 di Kota Baubau, dan 11–12 Juli 2026 di Kabupaten Muna.

Pelaksanaan QRIS Jelajah Kuliner Indonesia Sulawesi Tenggara 2026 mencatatkan capaian positif pada seluruh misinya, yakni edukasi transportasi online menjangkau 270 orang, misi QRIS experience atas 7 fitur QRIS diikuti 369 pengguna, serta edukasi CBP Rupiah dan Pelindungan Konsumen (PeKA) yang menjangkau 1.541 orang. Adapun konten edukasi digital yang disebarluaskan berhasil membukukan engagement sebanyak 652.974 dan menjangkau 23.834 orang, dan angka tersebut diproyeksikan terus bertambah.

Secara khusus, pelaksanaan di Kabupaten Muna dirangkaikan dengan Festival Liangkobhori ke-4 pada 11 Juli 2026 yang dihadiri oleh Menteri Kebudayaan RI, Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Deputi Kementerian Pariwisata RI, Gubernur Sulawesi Tenggara, Bupati Kabupaten Muna, beserta jajaran Forkopimda. Festival ini menjadi perayaan atas pengakuan dunia terhadap Gua Liangkobhori sebagai situs prasejarah dengan lukisan cadas tertua di dunia berusia 67.800 tahun berdasarkan penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang resmi tercatat dalam Guinness World Records.

Peserta turut memperoleh pengalaman langsung mengeksplorasi budaya dan kuliner Muna, mulai dari Tradisi Ewa Wuna, atraksi layang-layang Kaghati Kolope, Tarian Linda dan Modero, hingga proses pembuatan makanan tradisional Tunuha. Pada momentum ini, Bank Indonesia memberikan dukungan berupa fasilitasi sarana kawasan wisata Gua Liangkobhori, penguatan UMKM binaan termasuk Tenun Masalili, serta edukasi dan implementasi transaksi digital QRIS bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memperoleh respons positif dari masyarakat. Capaian utama yang diraih meliputi peningkatan awareness masyarakat terhadap QRIS, perluasan akseptasi pada pelaku UMKM, serta penguatan integrasi antara digitalisasi sistem pembayaran dengan sektor pariwisata dan budaya. Bank Indonesia menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pemangku kepentingan dan berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital sebagai penopang pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara yang inklusif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.