Antrean Panjang SPBU di Kendari Jadi Momentum Sales BYD Beri Edukasi Kendaraan Hemat

oleh -14 Dilihat
Aktivitas Sales Consultant BYD HAKA Kendari memberikan edukasi kepada pengendara di Kota Kendari. (Foto Ulank)

FOKUSNEWS.ID, KENDARI – Antrean kendaraan yang mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kendari menjadi pemandangan yang cukup menyita waktu para pengendara.

Kondisi tersebut dimanfaatkan Sales Consultant BYD HAKA Kendari bersama Supervisor (SPV) untuk turun langsung ke lapangan. Mereka menyambangi sejumlah pengendara yang tengah mengantre sambil memberikan edukasi mengenai kendaraan listrik dan menawarkan produk BYD sebagai salah satu solusi mobilitas yang lebih efisien.

Supervisor (SPV) BYD HAKA Kendari, Umy Kalsum, mengatakan kehadiran timnya di tengah antrean SPBU bukan semata-mata untuk mengajak pengendara mengganti kendaraan, tetapi memberikan informasi dan alternatif bagi masyarakat dalam memilih kendaraan sesuai kebutuhan.

“Kami hadir bukan untuk mempengaruhi pengendara agar mengganti mobilnya. Kami memberikan solusi dengan mengenalkan penggunaan mobil BYD yang dapat membantu menghemat pengeluaran sekaligus waktu,” ujar Umy saat ditemui di lapangan, Jumat (11/9/2026).

Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik memberikan keuntungan dari sisi efisiensi. Pengguna tidak harus meluangkan waktu untuk mengantre di SPBU ketika membutuhkan energi untuk kendaraan.

“Kalau menggunakan kendaraan listrik, pengisian bisa dilakukan di rumah. Jadi tidak perlu mengantre lama di SPBU. Mobil bisa dicas saat berada di rumah sehingga waktu bisa digunakan untuk aktivitas lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, BYD juga memiliki pilihan kendaraan dengan teknologi yang dapat menyesuaikan kebutuhan masyarakat, termasuk kendaraan yang menggabungkan penggunaan energi listrik dan bahan bakar.

Salah seorang pengendara yang tengah mengantre di SPBU, Adi, mengaku antrean BBM yang panjang cukup menguras waktu.

“Kalau antre seperti ini lama sekali. Bisa sampai berjam-jam, kadang sampai tiga jam. Waktu banyak habis di jalan, ditambah panas matahari,” kata Adi.

Adi juga mengaku sebelumnya belum mengetahui secara lengkap pilihan teknologi kendaraan yang ditawarkan BYD.

“Saya kira mobil BYD hanya listrik saja. Ternyata ada juga yang bisa menggunakan listrik dan bensin. Jadi kalau untuk perjalanan jauh atau pulang kampung, masih ada bensinnya,” ujarnya.

Kegiatan edukasi yang dilakukan Sales Consultant BYD HAKA Kendari bersama SPV tersebut menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kendaraan elektrifikasi kepada masyarakat secara langsung.

Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan yang efisien, kehadiran kendaraan listrik menjadi alternatif yang dapat dipertimbangkan, khususnya bagi pengguna yang ingin mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar sekaligus menghemat waktu dalam aktivitas sehari-hari.

Melalui kegiatan turun langsung ke lapangan, BYD HAKA Kendari tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pilihan teknologi kendaraan dan manfaatnya dalam menunjang mobilitas sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.