4.500 Botol Plastik Terkumpul di Sultra Maimo 2025, Bukti Meningkatnya Kesadaran Lingkungan

oleh -965 Dilihat
Seorang pengunjung bersama anak-anaknya menunjukkan aplikasi Plasticpay usai menukarkan botol plastik di mesin daur ulang yang disediakan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara dalam ajang Sultra Maimo 2025 di Kota Kendari (Foto Ist)

FOKUSNEWS.ID, KENDARI – Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat. Hal ini tampak dari keberhasilan pengumpulan 4.500 botol plastik bekas selama pelaksanaan Sultra Maimo 2025 yang digelar pada 20–22 Juni 2025 di Kota Kendari.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu inisiatif Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara dalam mendorong ekonomi sirkular melalui kerja sama dengan platform pengelolaan sampah digital Plasticpay.

Kepala Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat atas antusiasme tinggi dalam mendukung upaya pengelolaan limbah plastik.

“Selama tiga hari pelaksanaan, jumlah botol plastik yang berhasil dikumpulkan mencapai 4.500 botol. Ini merupakan hasil yang sangat menggembirakan dan menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan semakin meningkat,” ujar Edwin, Minggu (22/6/2025).

Lebih lanjut, Edwin mengungkapkan, selama kegiatan berlangsung banyak pengunjung yang menyampaikan harapan agar mesin Plasticpay dapat dihadirkan secara permanen di Kota Kendari. Keberadaan fasilitas tersebut dinilai akan mempermudah masyarakat dalam menyalurkan sampah plastik untuk didaur ulang.

“Kami menerima banyak aspirasi dari masyarakat yang berharap mesin Plasticpay dapat tersedia di Kendari. Ini tentu menjadi catatan penting bagi kami untuk ditindaklanjuti bersama pihak terkait,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, BI Sultra tak hanya berfokus pada pemberdayaan UMKM, tetapi juga ingin mendorong edukasi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Program ini menjadi bagian dari komitmen BI dalam memperkuat ekonomi hijau dan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.

Keberhasilan pengumpulan ribuan botol plastik ini menjadi sinyal positif bagi pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan. Dengan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha, diharapkan upaya mengurangi sampah plastik di Sultra dapat terus berlanjut  sekaligus memperkuat langkah menuju ekonomi sirkular yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Editor: Om Ulank

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.