Lewat Program Dismart, Disdikbud Sultra Perkuat SDM Berdaya Saing Global

oleh -22 Dilihat
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Prof. Aris Badara (Foto Ist)

FOKUSNEWS.ID, KENDARI – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Prof. Aris Badara, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan sekitar 170 satuan pendidikan yang masuk dalam skema berkapitalisasi, dengan 70 sekolah di antaranya telah terverifikasi dalam sistem.

Dari jumlah tersebut, terdapat empat sekolah di wilayah Kolaka Utara yang secara khusus diusulkan. Keempat sekolah tersebut yakni SMA Negeri 1 Porehu, SMA Negeri 1 Batu Putih, SMA Negeri 1 Kodeoha, dan SMA Negeri 1 Kolaka Utara.

“Untuk kolaka utara, kita harapkan nanti semua pihak bisa hadir, termasuk daerah lain, agar kita bisa berdiskusi bersama terkait kelanjutan program serta kesiapan sekolah-sekolah ini untuk ditempati dan dikembangkan pada tahun 2026,” ujar Prof. Aris Badara  saat Rakor bersama Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) serta kepala SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta se-Sultra. Yang
berlangsung di Aula Disdikbud Sultra, Rabu (11/212026).

Ia menjelaskan, memasuki tahun 2026, Disdikbud Sultra telah merencanakan sejumlah program strategis dengan dukungan anggaran yang telah disiapkan, sesuai arahan Gubernur Sulawesi Tenggara. Salah satu fokus utama adalah penyiapan lulusan SMA agar memiliki peluang melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

“Kita memang hanya mempersiapkan, tetapi persiapan itu serius. Kami sudah bekerja sama dengan unit pelaksana akademik Universitas Halu Oleo serta mitra lainnya untuk membentuk tim dan menyiapkan skema persiapan studi ke luar negeri,” jelasnya.

Selain itu, Disdikbud Sultra juga memfokuskan program bagi siswa SMK agar siap bekerja di luar negeri, dengan penekanan pada peningkatan kompetensi, khususnya kemampuan bahasa. Program pendukung lainnya termasuk pemberian seragam bagi siswa berprestasi, baik di tingkat nasional maupun daerah, yang menjadi salah satu atensi khusus Gubernur Sultra.

Pada tahun 2026, Disdikbud Sultra juga akan melanjutkan dan memperluas program beasiswa yang menyasar siswa dari keluarga kurang mampu, termasuk beasiswa prestasi dan bantuan pendidikan lainnya.

Seluruh skema bantuan pendidikan tersebut dirangkum dalam program Dismart (Beasiswa Maju dan Bermartabat). Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Sulawesi Tenggara sekaligus mengangkat martabat generasi muda agar dapat berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Harapan kita, melalui Dismart dan program-program pendukung lainnya, SDM Sulawesi Tenggara semakin maju, berdaya saing, dan bermartabat,” tutup Prof. Aris Badara.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.