Fajar Imsak Minta KPK Usut Utang Pemkot Kendari Atas Pengelolaan Angaran

oleh -144 Dilihat
Alumni Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo(UHO) Kendari, Fajar Imsak SH (Foto Istimewa)

Fokusnews.id, Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari belum membayar hutang pihak ketiga sejak kontraktor yang telah menyelesaikan pekerjaannya 100 persen sejak Tahun 2023 lalu, namun Pemkot kendari belum membayar hak mereka.

Alumni Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo(UHO) Kendari, Fajar Imsak SH
menimta Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak saja fokus pada Kasus Dugaan Korupsi dan Gratifikasi dan Pemberian Izin tetapi juga mengusut hutang terhadap pihak ketiga yang sampai saat ini belum dibayarkan.

“Jadi Pemkot Kendari belum membayar hutang pihak ketiga sejak Tahun 2023 yang lalu , padahal seluruh Pekerjaan yang dibebankan kepada rekanan atau pihak ketiga telah dikerjakan sesuai apa yang diintrusikan,” kata Fajar melalui telepon selulernya, minggu (7/4/2024) malam.

Menurut Fajar pengelolaan anggaran yang demikian tentu saja sangat memprihatinkan,
dimana pekerjaan tersebut telah selesai dikerjakan, dengan demikian Pemkot Kendari menunaikan kewajiban dengan memberikan hak-hak pihak ketiga.

“Pj walikota kendari Muhammad Yusuf bertanggung jawab termasuk Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemerintah Kota Kendari mengenai hal ini,” tegasnya

Ia mengharapkan, lembaga anti rasuah juga memberikan perhatian serius mengusut hal ini karena sangat disayangkan kondisi pengelolaan anggaran yang demikian telah menyebabkan banyaknya hak-hak rekanan tidak diperhatikan.

“Ini seharusnya juga menjadi perhatian KPK, karena hutang terhadap pihak ketiga belum dilunasi dan ini sudah berlangsung cukup lama. Hal ini sangat disayangkan dapat terjadi, sehingga KPK juga harusmemberikan perhatian serius ke arah ini”, Jelasnya.

Kata Fajar lembaga anti rasuah tersebut patut diberikan apresiasi karena telah bekerja maksimal dan profesional dalam membongkar kasus-kasus dugaan korupsi di Indonesia tetapi proses tersebut tidak hanya difokuskan pada kasus korupsi saja, hak-hak rekanan yang di duga bernilai miliaran rupiah dan belum terbayarkan ini perlu juga diusut. Pengusutan hak-hak rekanan justru secara tidak langsung mendorong agar para penjabat pada setiap OPD di lingkup Pemkot Kendari bekerja dengan tepat, benar dan memperhatikan apa yang menjadi hak-hak warga Negara.

“Kita patut memberikan apresiasi bagi KPK,dan kita minta KPK bila perlu mengusut dan memberikan perhatian serius untuk ini,” ucapnya.

Fajar Imsak SH juga meminta KPK memberikan perhatian juga pada masalah pengelolaan keuangan Pemkot Kendari yang boleh dibilang sangat memprihatinkan. Hal ini dikarenakan hak rekanan belum dibayarkan sehingga masyarakat menaruh harapan dan kepercayaan kepada lembaga anti rasuah itu untuk mengusut masalah ini sehingga menjadi efek jera bagi setiap pejabat dalam proses pengelolaan anggaran, Terutama pengelolaan anggaran yang pro rakyat dan bukan sebaliknya merugikan rakyat.

“Masyarakat menaruh harapan besar
kepada KPK untuk pemberantasan korupsi. Tetapi juga terhadap kasus-kasus yang berbau korupsi yang ada di Pemkot Kendari termasuk hutang kepada pihak ketiga, yang harus dituntaskan.KPK tidak saja menangani masalah korupsi saja, tetapi juga masalah masalah rekanan yang belum terbayarkan.”pungkasnya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, terdapat sejumlah kontraktor yang telah
menyelesaikan pekerjaan di Kota Kendari 100 persen sejak Tahun 2023 lalu, namun Pemkot kendari belum membayar hak mereka.

Sejumlah kontraktor tergabung dalam
Ketua Forum Komunikasi Kontraktor Kota Kendari, yang di komandai Qomarullah, mengeluh dan meminta Pemkot Kendari untuk segera melunasi hutang pihak ketiga tersebut.

“Kita sudah bekerja, pekerjaan sudah selesai 100 persen tapi kita belum dibayar. Padahal seharusnya di akhir Desember 2023 lalu Pemkot Kendari sudah membayar, kami tunggu ternyata tidak. “ujar Qomarulah Ketua Forum Komunikasi Kontraktor Kota Kendari.

Menurutnya, sejumlah kontraktor yang telah menyelesaikan pekerjaan pembangunan Kota Kendari namun pembayaran hak mereka belum dilakukan oleh Pemkot Kendari. Karena itu, mereka meminta Pemkot Kendari agar segera melunasi hutang-hutang tersebut karena turut serta dengan memberikan kontribusi yang tidak sedikit demi pembangunan kota kendari, sehingga dengan adanya rekanan yang terlibat dan turut serta pembangunan di Kota Kendari dapat terlihat dengan jelas oleh masyarakat Kota Kendari. Tutur Qomarullah dalam siaran persnya.

Redaksi Fokusnews.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.