Herfain Fokus Benahi Organisasi dan Perkuat Sinergi Inorga KORMI Sultra

oleh -150 Dilihat
Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sulawesi Tenggara, Herfain (Foto Ulank)

FOKUSNEWS.ID, KENDARI – Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sulawesi Tenggara, Herfain, menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap organisasi KORMI di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Hal ini disampaikannya usai terpilih memimpin KORMI Sultra.

Herfain mengungkapkan, sasaran utama kepengurusannya adalah menata kembali struktur organisasi agar induk-induk olahraga masyarakat (Inorga) benar-benar berhimpun dan terwadahi secara optimal. Selama ini, kata dia, KORMI telah ada, namun belum semua Inorga bergabung secara aktif, khususnya di daerah kabupaten dan kota.

“Di tingkat provinsi Sulawesi Tenggara ada sekitar 16 Inorga, tetapi di kabupaten dan kota belum semuanya terwadahi. Ini yang akan kami benahi pertama,” ujar Herfain saat ditemui diselah-selah kegiatan, Minggu (15/2/2026).

Selain pembenahan organisasi, Herfain juga menargetkan penguatan sinergi antar-Inorga sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (Pornas) yang dijadwalkan berlangsung pada 2027. Menurutnya, kolaborasi yang solid antar ketua Inorga dan KORMI menjadi kunci untuk membesarkan olahraga masyarakat di Sultra.

“Kita harus berjalan bersama, saling bersinergi, agar KORMI Sultra semakin kuat dan siap menghadapi agenda nasional,” katanya.

Dalam upaya pelestarian olahraga dan permainan tradisional, Herfain menegaskan akan membuka ruang koordinasi dengan berbagai pihak. Berbekal pengalamannya sebagai mantan Ketua Umum Nasional Spartco, ia optimistis dapat menghadirkan Inorga-Inorga tradisional yang belum ada di Sultra untuk bergabung dan berkembang.

Saat ini, sejumlah olahraga masyarakat telah berkembang di Kota Kendari, seperti panahan (IESPA), binaraga (Ferbabi), bela diri Spar Kukalis Teknik, IDC Drumband, Dance Mix, hingga offroad yang berhimpun dalam IOF. Ke depan, KORMI Sultra juga akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam penyediaan ruang publik dan fasilitas pendukung agar aktivitas olahraga masyarakat dapat berjalan maksimal.

Herfain turut mengajak masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup. Ia menekankan bahwa KORMI menaungi tiga komisi utama, yakni kebugaran, tantangan, dan tradisional, yang dapat diikuti oleh semua kalangan usia, mulai dari anak muda hingga lansia.

“KORMI ini tidak membatasi umur. Semua bisa ikut, sesuai minat dan kemampuan masing-masing,” jelasnya.

Terkait hubungan dengan lembaga olahraga lainnya, Herfain menegaskan KORMI bersifat kemitraan. Ia menjelaskan bahwa saat ini terdapat tiga komite olahraga dengan peran berbeda, yakni KOI untuk level internasional, KONI untuk olahraga prestasi, dan KORMI untuk olahraga masyarakat dan tradisional.

“Perannya berbeda, tapi saling melengkapi. Yang terpenting, kita bersama-sama memajukan olahraga di Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.

 

Laporan: Ulank

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.