Pemkot Kendari dan Bank Indonesia Perkuat Sinergi Digitalisasi Pendapatan Daerah

oleh -993 Dilihat
Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, bersama Perwakilan Bank Indonesia, Forkopimda berfoto bersama peserta kegiatan Bimbingan Teknis Aplikasi SIRIDA serta perwakilan juru parkir pada acara peluncuran Aplikasi Sistem Informasi Retribusi Daerah (SIRIDA) dan QRIS Parkir se-Kota Kendari di Aula Bank Indonesia Sultra (Foto Ist)

FOKUSNEWS.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari bersama Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dalam mendorong digitalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan daerah serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas melalui pemanfaatan teknologi digital.

Salah satu wujud nyata dari upaya tersebut adalah peluncuran Aplikasi Sistem Informasi Retribusi Daerah (SIRIDA) yang digelar di Aula Bank Indonesia, Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, dan turut dihadiri perwakilan Bank Indonesia, Bank Sultra, serta jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kendari.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari menegaskan komitmen pemerintah untuk terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi dalam membangun sistem pengelolaan keuangan daerah yang lebih modern dan efisien.

“Melalui SIRIDA, kami ingin menghadirkan sistem pembayaran retribusi yang transparan, cepat, dan aman. Semua pembayaran dilakukan secara non-tunai melalui QRIS sehingga dapat meminimalkan potensi kebocoran serta mempercepat proses administrasi,” ujarnya.

Selain peluncuran aplikasi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis Aplikasi SIRIDA bagi para admin kelurahan dan kecamatan se-Kota Kendari. Pelatihan ini diikuti oleh para lurah, camat, dan tim teknis dari seluruh wilayah Kota Kendari.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem transaksi digital, turut dilakukan launching QRIS Parkir se-Kota Kendari, yang menandai penerapan sistem pembayaran non-tunai di sektor layanan publik.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sultra, Thatit Suryono, menyampaikan bahwa sinergi antara BI dan Pemkot Kendari sejalan dengan semangat Road to FEKDI 2025, yakni memperluas inklusi digital serta mendorong transformasi ekonomi yang berkelanjutan di daerah.

“Digitalisasi keuangan daerah menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat fondasi ekonomi digital di Sulawesi Tenggara. Kami berkomitmen terus mendukung Pemkot Kendari dalam mempercepat ekosistem digital daerah,” jelasnya.

Dengan kolaborasi antara Bank Indonesia, Bank Sultra, dan Pemkot Kendari, diharapkan implementasi SIRIDA dan QRIS Parkir dapat menjadi model pengelolaan retribusi daerah yang modern, efisien, dan berintegritas, sekaligus mendukung visi Kota Kendari sebagai smart city berbasis digital.

 

 

Editor : Om Ulank

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.